Kebocoran Informasi dari Mekanik Keyboard

 

Pada tahun 2017, saya pernah melakukan penelitian sebagai syarat kelulusan S2 Teknik Elektro STEI ITB. Program studi yang saya ikuti adalah Rekayasa dan Manajemen Keamanan Informasi.  Oleh karena itu, penelitian yang dilakukan memfokuskan pada konsep CIA, yaitu Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (kesatuan) dan Authority (keabsahan) dari Informasi.

Dari beberapa sumber referensi yang dikumpulkan, ternyata aksi menginatai atau menguping (snooping) informasi telah dilakukan oleh mata-mata (spionage).  Salah satu isu nya adalah Acoustic Emanations, yaitu kebocoran suara akustik yang muncul dari perangkat elektronik dan mekanik yang dapat dicuri informasinya dengan melakukan analisis frekuensi suara.

Banyak metode untuk menganalisis frekunsi suara, kemudian memisahkan dan mengklasifikasi suara sehingga dapat dikenal suara tersebut dengan teknik sound classification dan key recognition.  Penelitian ini telah dipublikasikan oleh ICITSI (International Conference on Information Technology Systems and Innovation) tahun 2017.

Metode yang saya gunakan adalah menggunakan lokasi kunci keyboard yang ditekan dengan pendekatan goemetris dengan mengukur perbedaan waktu kedatangan suara TDoA (Time Difference of Arrival). Hasilnya 86 persen akurat dapat mengenal kunci secara tepat.  Untuk informasi lebih lanjut, pembaca dapat mengakses di https://ieeexplore.ieee.org/document/8267954 .

 

Maimun Maimun

Maimun

A man from Aceh, Indonesia. Working as a Lecturer at Akademi Telkom Jakarta and concern in computer network, information security, and digital forensic study.  He teach Research Methodology, Digital Technique and Mobile Programming Workbench class.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *