Bagaimana Cara Kerja Rapid Test?

Di awal pandemi Covid-19, ada semacam ketakutan yang luar biasa, bahkan sampai untuk tes diagnostik cepat (rapid diagnostic test) atau lebih dengan dengan Rapid Test saja takut. Sehingga orang-orang lebih memilih menghindari ikut rapid test, tidak terkecuali penulis sendiri. Padahal kalo dilihat sisi baiknya semakin cepat terdeteksi semakin cepat penanganannya, sehingga tingkat kesembuhannya bisa lebih baik, dibandingkan jika sudah parah. Namun sisi baiknya dari semua itu adalah semakin cepat terdeteksi, semakin sedikit yang akan tertular oleh kita atau menulari orang lain.

Tadi malam, penulis diharuskan melakukan rapid test untuk keperluan perjalanan ke luar kota karena adanya suatu kerjaan. Dan anehnya, yang biasanya penulis takut melakukan rapid test, karena memang pengen banget keluar kota, akhirnya jalan juga untuk mengikuti rapid test. Entah kenapa yang biasanya saya jalan sendiri malam itu, anak saya yang paling kecil ingin ikut, akhirnya kami bertiga jalan ke klinik Batalyon Kesehatan (YonKes) TNI AD yang berada di pomad, Bogor.

Begitu sampai langsung ke pendaftaran, dan menyatakan ingin melakukan rapid test. Wuiih pede banget. Karena udah diatas jam 7 malam, pendaftarnya tidak banyak. Begitu daftar langsung diarahkan ke Laboratorium.  Rupanya penulis salah sangka, penulis kira rapid test itu yang diambil cairannya dari hidung atau tenggorokan, ternyata rapid test dilakukan dengan pengambilan darah, untuk kemudian diteteskan ke screening kit.

Dan hasil dari Rapid Test yang penulis lakukan adalah seperti gambar pertama diatas, sehingga dinyatakan Negatif atau Non Reactive. Seperti ini surat keterangannya :

1. Pengertian

Rapid tes covid adalah metode awal mendeteksi virus corona dalam tubuh. Pengecekannya dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien dan melihat adakah antibodi lgM dan lgG.

Adapun, lgM dan lgG adalah antibodi yang diproduksi saat tubuh terpapar virus corona. Sehingga ketika hasil tes menunjukkan positif pasien harus melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk swab cairan di saluran pernapasan.

Tes PCR harus dilakukan guna memastikan betul pasien terinfeksi virus corona atau bukan. Sebab, bisa jadi antibodi lgM dan lgG pada tubuh muncul terhadap virus lain dalam tubuh.

2. Cara Kerja

Untuk pengecekannya, petugas medis akan mengambil darah pada ujung jari pasien. Kemudian, darah akan diteteskan ke dalam alat rapid tes bersama cairan penanda antibodi.

Hasil rapid tes memakan waktu antara 10-15 menit. Ada tiga keterangan pada alat, yakni C, lgG, dan lgM. Bila pasien positif, akan muncul garis pada keterangan C dan lgG atau lgM. Sedangkan garis yang muncul pada keterang C artinya pasien negatif.

Setelah mengetahui hasil tes, pasien positif harus melakukan swab dan isolasi mandiri selama 14 hari. Begitu pula dengan pasien negatif juga harus melakukan isolasi di rumah selama 14 hari.

Pemeriksaan ini harus dilakukan kembali pada pasien negatif dalam rentang waktu 7-10 hari setelah rapid tes pertama. Pasalnya, pembentukan antibodi lgG dan lgM memerlukan waktu hingga beberapa minggu setelah tubuh terpapar virus corona.

3. Marak Dijual Online

Alat rapid tes sekarang telah banyak dijual secara online. Hanya saja, belum diketahui kualitasnya apakah memenuhi standar atau tidak. Dilihat detikcom, harga rapid test dijual dari harga Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah per boksnya.

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) Prof Amin Soebandrio sendiri tidak menyarankan pemeriksaan rapid test covid dilakukan secara mandiri. Melainkan harus dengan prosedur dari petugas kesehatan.

“Sebaiknya yang melakukan itu (rapid test covid) adalah petugas kesehatan karena mereka akan mencatat orang ini tinggalnya di mana, hasilnya apa. Kalau negatif berarti harus diulang lagi dalam beberapa hari kemudian untuk memastikan. Kalau positif diuji kembali dengan PCR (Polymerase Chain Reaction),” jelas dia saat dihubungi detikcom, Rabu (15/4/2020).

 

Referensi :

  1. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4979774/seputar-rapid-test-covid-cara-kerja-hingga-harga-jualnya
  2. https://theconversation.com/memahami-cara-kerja-rapid-test-covid-19-yang-hasilnya-bisa-tidak-akurat-135211
  3. https://www.liputan6.com/health/read/4208255/pahami-makna-hasil-rapid-test-ini-penjelasannya

 

Suyatno Budiharjo

Suyatno Budiharjo

IKatlah Ilmu dengan Menuliskannya...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *