Surat Lamaran dan CV (Resume) Yang Menarik (Bag.2)

Bagi kalian yang telah menempuh pendidikan dan lulus, maka hal yang dinantikan selanjutnya adalah bekerja. Tentu saja ketika merekrut pekerja, perusahaan membutuhkan sebuah hal yang mendeskripsikan informasi mengenai pelamar kerja mulai dari biodata jenjang pendidikan dan kemampuan yang dimiliki.
Di dunia bisnis istilah resume disebut juga dengan Daftar Riwayat Hidup, atau CV (Curriculum Vitae) merupakan bentuk promosi yang dibuat oleh pencari kerja dalam upayanya “menjual potensi diri” pada saat memasuki dunia kerja. Melalui resume, individu atau organisasi diharapkan mengetahui kemampuan pencari kerja walaupun belum pernah bertemu ataupun saling kenal. Di sini sebuah CV menjadi tiket awal untuk melamar pekerjaan.
Menurut Djoko Purwanto (2010) dalam bukunya Komunikasi Bisnis, secara umum resume mencakup informasi tentang: – Identitas Pribadi, yaitu nama, tempat dan tanggal lahir, alamat. Nomor telepon/HP – Tujuan Kerja, melamar untuk mengisi salah satu lowongan kerja yang ada. – Informasi Pribadi, pendidikan, keterampilan, hobi, penghargaan, keanggotaan asosiasi. – Referensi, berisi nama, posisi dan alamat orang orang yang mengetahui dengan baik kemampuan dan prestasi pencari referensi.
Dalam penulisannya, menurut Djoko Purwanto (2010) CV atau resume terdapat beberapa macam, yaitu :
1.Resume Kronologis
Resume ini menekankan kronologis pengalaman kerja dan sejarah pendidikan. Susunannya diurutkan dari posisi paling akhir sampai paling awal. Keunggulan resume kronologis :
a. Pemberi kerja sudah terbiasa dengan bentuk itu, dan mudah menemukan unsur yang dicari.
b. Menonjolkan pertumbuhan dan kemajuan karier.
c. Menonjolkan kontinuitas dan stabilitas dalam bekerja.
ini sangat cocok bila sejarah pekerjaan pelamar cukup kuat dan pekerjaan yang dilamar sesuai dengan jalur karier yang dimiliki.

2.Resume Fungsional
Resume ini yang disusun atas dasar fungsi-fungsi dalam organisasi yang dapat dilakukannya dengan baik dan menguraikan terlebih dahulu keterampilan yang relevan. Keunggulan resume fungsional :
a. Pembaca langsung mengetahui kontribusi yang bisa diberikan oleh pelamar
b. Pelamar menekankan pengalaman kerja lebih awal
c. Kurang menekankan kemajuan karier atau masa menganggur yang lama.
Pendekatan ini sering digunakan oleh pelamar yang baru lulus.

3.Resume Kombinasi
Resume kombinasi ini memasukkan sifat-sifat terbaik dari format kronologis dan fungsional. Format mana menekankan pada pendidikan dan pengalaman kerja pelamar (resume kronologis) disamping itu juga memasukkan keterampilan kerja atau kualifikasi yang dibutuhkan (resume fungsional). Pendekatan yang mencoba menggabungkan keunggulan format kronologis dan fungsional, memiliki dua kelemahan utama, yaitu :
a. Resume menjadi lebih panjang.
b. Adanya kemungkinan terjadinya pengulangan akibat dicantumkannya daftar keterampilan dan keberhasilan dalam bagian fungsional dan kronologis.

Dari penjelasan mengenai resume di atas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sehingga nantinya resume yang sudah kita buat dikategorikan baik, yaitu memenuhi :
1. Kerapihan (Neatness)
Resume ditulis di atas kertas bersih dan berkualitas baiki, tidak ada coretan, dan bentuki huruf yang dipilih juga baik.
2. Kesederhanaan (Simplicty)
Bahasa yang digunakan sederhana , jelas dan ringkas dan enak dibaca.
3. Keakuratan (Accuracy)
Informasi yang disajikan akurat dan dapat dibuktikan kebenarannya
4. Kejujuran (Honesty)
Informasi yang disajikan tidak mengada-ada. Misalnya kejujuran mencantumkan umur, status perkawinan, dan pendidikan .

Sebelum kamu menulis surat lamaran dan membuat CV, pastikan backround pendidikan pelamar sesuai dengan posisi yang di perlukan atau tidak, pengalaman pernah bekerja atau minimal pelamar pernah magang dimana, dan yang paling penting skill yang dimiliki pelamar untuk posisi yang di lamar. Kesemuanya itu akan tampil pada CV (Curiculum Vitae) yang di kirimkan kepada perusahaan yang membuka lamaran pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *